Hal Baru

Powered by Blogger.
Showing posts with label RTRW. Show all posts
Showing posts with label RTRW. Show all posts

Thursday, April 2, 2015

Pengertian, Fungsi, dan Jenis Peta

      Peta adalah gambaran permukaan bumi yang digambar pada permukaan datar, dan diperkecil dengan skala tertentu dan juga dilengkapi simbol sebagai penjelas. Beberapa ahli mendefinisikan peta dengan berbagai pengertian, namun pada dasarnya peta mempunyai arti yang sama. Berikut pengertian peta dari para ahli.

  1. Menurut ICA (International Cartographic Association)

     Peta adalah gambaran atau representasi unsur-unsur ketampakan abstrak yang dipilih dari pemukaan bumi yang ada kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa, yang pada umumnya digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil/diskalakan.

  2. Menurut Aryono Prihandito (1998)
     Peta adalah gambaran permukaaan bumi dengan skala tertentu, digambar pada bidang datar melalui system proyeksi tertentu.

  3. Menurut Erwin Rainsz (1948)
     Peta adlah gambaran konvensional dari ketampakan muka bumi yang diperkecil seperti ketampakannya kalau dilihat vertikal dari atas, dibuat pada bidang datar dan ditambah tulisan-tulisan sebagai penjelas.

  4. Menurut Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal 2005)
     Peta merupakan wahana bagi penyimpanan dan penyajian data kondisi lingkungan, merupakan sumber informasi bagi para perencana dan pengambilan keputusan pada tahapan pada tingkatan pembangunan.

    Dewasa ini sudah dikenal adanya peta digital (Digital Map), yaitu peta yang berupa gambaran permukaan bumi yang diolah dengan bantuan media komputer. Biasanya peta digital ini dibuat dengan menggunakan software GIS (Geography Information System). Ilmu yang mempelajari tentang peta dan pemetaan disebut dengan kartografi dan orang yang ahli dalam bidang peta dan pemetaan disebut kartograf.

    
Jenis-jenis Peta 
  1. Berdasarkan Sumber Datanya
     a. Peta Induk (Basic Map)
      Peta induk yaitu peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan. Peta induk ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta topografi, sehingga dapat dikatakan pula sebagai peta dasar (basic map). Peta dasar inilah yang dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan peta-peta lainnya.
     b. Peta Turunan
     Peta turunan yaitu peta yang dibuat berdasarkan pada acuan peta yang sudah ada, sehingga tidak memerlukan survei langsung ke lapangan. Peta turunan ini tudak bisa digunakan sebagai peta dasar.

  2. Berdasarkan isi Data yang disajikan
    a. Peta Umum
      Peta umum yaitu peta yang menggambarkan semua unsur topografi di permukaan bumi, baik unsur alam maupun unsur buatan manusia, serta menggambarkan keadaan relief permukaan bumi yang dipetakan.
     Peta umum dibagi menjadi 3, sebagai berikut.
      1. Peta Topografi: peta yang menggambarkan permukaan bumi lengkap dengan reliefnya. Penggambaran relief permukaan bumi ke dalam peta digambar dalam bentuk garis kontur. Garis kontur yaitu garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai ketinggian yang sama

          Sifat-sifat garis kontur pada peta topografi antara lain sebagai berikut.
           a. Semakin rapat jarak antargaris kontur, menunjukan semakin curam daerah tersebut. Begitu juga sebaliknya, bila jarak antargaris konturnya jarang, maka tempat tersebut adalah landai.
           b. Bila ditemukan ada garis kontur yang bergigi, hal tersebut menunjukkan di daerah tersebut terdapat depresi atau lembah.

      2. Peta Chorografi: peta yang menggambarkan seluruh atau sebagian permukaaan bumi yang bersifat umum, dan biasanya berskala sedang. Contoh peta chorografi adalah atlas.

     3. Peta Dunia: Peta umum yang berskala sangat kecil dengan cakupan wilayah yang sangat luas.

    b. Peta Tematik
       Peta tematik yaitu peta yang menggambarkan informasi dengan tema tertentu/khusus. Misal peta Geologi, peta pegunungan lahan, peta persebaran objek wisata, peta kepadatan penduduk, dan sebagainya. Salah satu contoh peta Tematik yaitu peta pegunungan lahan. Peta ini merupakan peta yang khusus menunjukan persebaran penggunaan lahan suatu wilayah yang dipetakan. Perhatikan contoh peta penggunaan lahan di bawah ini.


 3. Berdasarkan Skalanya
   a. Peta Kadaster/teknik
     Peta ini mempunyai skala sangat besar antara 1 : 100 - 1 : 5.000 peta kadaster ini sangat rinci sehingga banyak digunakan untuk keperluan teknis, misalnya untuk perencanaan jaringan jalan, jaringan air, dan sebagiannya.
   b. Peta skala besar
     Peta ini mempunyai skala antara 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000. Biasanya peta ini digunakan untuk perencanaan wilayah.
   c. Peta skala sedang
     Peta ini mempunyai skala antara 1 : 250.000 sampai 1 : 500.000.
   d. Peta skala kecil
     Peta ini mempunyai skala antara 1 : 500.000 sampai 1 : 1.000.000.
   e. Peta Geografi/Dunia
     Peta ini mempunyai skala lebih kecil dari 1 : 1.000.000.


 
Fungsi Pembuatan Peta
 a. Menunjukkan posisi atau lokasi relatif ( letak suatu tempat dalam hubungannya dengan tempat lain ) di permukaan bumi
 b. Memperlihatkan atau menggambarkan bentuk-bentuk permukaan bumi (misalnya bentuk benua dan gunung) sehingga dimensi terlihat dari peta.
 c. Menyajikan data tentang potensi suatu daeah.
 d. Memperlihatkan ukuran, karena melalui peta dapat diukur luas daerah dan jarak-jarak di atas permukaan bumi. 



Tag:

Saturday, March 28, 2015

KUMPULAN RTRW (PERDA/RANPERDA) KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA UTARA

Berikut saya lampirkan Perda/Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara. Untuk melihatnya dapat didownload dengan mengklik Nama Kabupaten/Kota di bawah ini:





I.   Perda RTRW Provinsi Sumatera Utara
II.  Perpres RTR KSN Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo)
III. Perpres RTR KSN Danau Toba


No
Kabupaten/Kota
IV. Kota
1
2
3
4
5
6
7
RTRW Kota Padangsidimpuan
8
RTRW Kota Gunungsitoli
V. Kabupaten
9
RTRW Kab. Nias
10
RTRW Kab. Nias Selatan
11
RTRW Kab. Nias Barat
12
RTRW Kab. Nias Utara
13
RTRW Kab. Mandailing Natal
14
RTRW Kab. Tapanuli Selatan
15
RTRW Kab. Tapanuli Tengah
16
RTRW Kab. Tapanuli Utara
17
RTRW Kab. Toba Samosir
18
RTRW Kab. Labuhan Batu
19
RTRW Kab. Asahan
20
RTRW Kab. Simalungun
21
22
23
24
RTRW Kab. Langkat
25
RTRW Kab. Humbang Hasundutan
26
RTRW Kab. Pakpak Bharat
27
RTRW Kab. Samosir
28
RTRW Kab. Serdang Bedagai
29
RTRW Kab. Batu Bara
30
RTRW Kab. Padang Lawas Utara
31
RTRW Kab. Padang Lawas
32
RTRW Kab. Labuhan Batu Utara
33
RTRW Kab. Labuhan Batu Selatan

PETA RENCANA STRUKTUR RUANG PROVINSI SUMATERA UTARA

Peta Rencana Struktur Ruang di Provinsi Sumatera Utara berdasarkan Draft RTRW Provinsi Sumatera Utara, dapat dilihat/didownload dengan mengklik DOWNLOAD di bawah ini:




 
 
http://adf.ly/1Bz3w8
 

PETA RENCANA POLA RUANG PROVINSI SUMATERA UTARA

Peta Rencana Pola Ruang di Provinsi Sumatera Utara erdasarkan Draft RTRW Provinsi Sumatera Utara, dapat dilihat/didownload dengan mengklik DOWNLOAD di bawah ini:





http://adf.ly/1Bz0an

Kumpulan Peta

 

Cerah

Now